Detail Cantuman Kembali

XML

impregnasi lateks pada komposit berbasis aspal berpenguat serat bambu apus terhadap sifat mekanik sebagai bahan lambung kapal kecil


Kekayaan hayati dan mineral Indonesia memiliki potensi besar yang dapat optimalkan untuk pengembangan sebuah bahan yang lebih ramah lingkungan untuk bahan yang dapat dimanfaatkan industri pembuatan kapal kecil. Karet, bambu dan aspal merupakan beberapa komoditas alam yang dimiliki Indonesia, ketiga bahan tersebut dalam penelitian ini akan dijadikan menjadi sebuah bahan paduan atau komposit berbasis aspal diperkuat serat bambu. Menggunakan aspal pen 60/70 sebagai perekat, Bambu Apus (Gigantochloa apus) sebagai penguat dan lateks karet dari tumbuhan karet (Hevea brasiliensis) sebagai zat aditif pada penelitian ini bahan paduan tersebut akan diberi perlakuan penambahan lateks karet dengan kadar 100%, 95%, 90% dari berat aspal lalu diuji tarik, uji tekuk dan uji impak sesuai standard American Standard Testing & Materials untuk menentukan sifat mekanik material. Hasil pengujian didapatkan kuat tekuk dapat mencapai 13,9 MPa, kuat tekuk mencapai 7,25 MPa dan keteguhan impak 5,72 J/cm², impregnasi lateks memiliki pengaruh terhadap sifat mekanik komposit aspal berpenguat serat bambu apus, namun sifat mekanik komposit aspal berpenguat serat bambu apus belum memenuhi nilai minimum sifat mekanik yang disyaratkan oleh Lloyd’s Register dan Biro Klasifikasi Indonesia.
626.23.21 Fri i
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2023
Surabaya
xiii, 291 p. : ill. ; 29 cm.
Tesis
LOADING LIST...
LOADING LIST...